Penulis:
Muhammad Dharma Adji
Editor:
Julia Syahputri, S.M
Desain Sampul:
Sabila Ananda
Cetakan Pertama:
Juli 2026
Ukuran:
(XV + 61 hlm); UNESCO
Sinopsis:
Buku Allahu ‘Alal ‘Arsy Istawa: Adakah Dalilnya? merupakan buku referensi yang membahas kajian teologi Islam mengenai frasa istawa ‘alal ‘arsy melalui pendekatan linguistik Arab, analisis ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, serta penalaran logis dalam memahami makna teks keagamaan. Pembahasan disusun secara sistematis dengan mengkaji hubungan antara aspek kebahasaan, struktur gramatikal, konteks ayat, serta berbagai konsep teologis yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah dalam khazanah keilmuan Islam.
Materi dalam buku ini menguraikan makna istilah-istilah kunci seperti istawa, ‘arsy, ‘ala, fauqa, dan fi berdasarkan kajian bahasa Arab, kemudian menghubungkannya dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang relevan. Selain itu, buku ini menyajikan analisis mengenai konsep kedekatan Allah, kemahatinggian, kemahameliputan, serta hubungan antara dalil naqli dan argumentasi rasional dalam memahami persoalan akidah. Pembahasan juga dilengkapi dengan ilustrasi, analogi, dan telaah linguistik untuk membantu pembaca memahami keterkaitan antar dalil secara lebih komprehensif.
Sebagai buku referensi, karya ini tidak hanya menyajikan uraian konseptual, tetapi juga menawarkan pendekatan analitis terhadap persoalan-persoalan teologis yang telah lama menjadi bagian dari diskursus dalam studi Islam. Penyajiannya diharapkan dapat memperkaya wawasan pembaca mengenai metode memahami teks keagamaan melalui perpaduan kajian bahasa, tafsir, hadis, dan penalaran ilmiah.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, akademisi, pemerhati studi Al-Qur’an, ilmu tafsir, ilmu kalam, bahasa Arab, serta masyarakat yang ingin memperdalam kajian teologi Islam dari perspektif akademik. Dengan penyajian yang sistematis dan berbasis kajian, buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi yang bermanfaat dalam pengembangan khazanah keilmuan Islam dan memperluas wawasan pembaca terhadap berbagai pendekatan dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.

