• Beranda
  • Profil
  • Paket
  • Koleksi
  • Publisher
  • CC
Penerbit Buku di Medan, Penerbit Buku Terbaik di Sumatera Utara
  • Beranda
  • Profil
  • Paket
  • Koleksi
  • Publisher
  • CC
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
  • Paket
  • Koleksi
  • Publisher
  • CC
No Result
View All Result
Penerbit Buku di Medan, Penerbit Buku Terbaik di Sumatera Utara
No Result
View All Result

Mengenal DOI pada Artikel Jurnal: Fungsi, Manfaat, dan Cara Mengeceknya

Panduan lengkap mengenal DOI pada artikel jurnal, memahami fungsinya, mengetahui manfaatnya, dan mengecek DOI dengan mudah

Asrar Aspia by Asrar Aspia
5 Oktober 2026
in Artikel
0
Ilustrasi digital tentang DOI (Digital Object Identifier) pada artikel jurnal ilmiah lengkap dengan logo Penerbit Al'Adzkiya.

Pahami pentingnya DOI untuk kredibilitas dan pelacakan artikel jurnal ilmiah Anda bersama Penerbit Al'Adzkiya.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

DOI pada artikel jurnal membantu pembaca menemukan, mengidentifikasi, dan mengakses karya ilmiah secara lebih mudah. Kenali fungsi, manfaat, serta cara mengecek DOI jurnal dengan benar agar referensi akademik tetap akurat dan mudah ditelusuri.

Dalam publikasi ilmiah, penulis tidak hanya perlu memperhatikan isi penelitian. Penulis juga perlu mencantumkan identitas artikel secara jelas agar pembaca dapat menemukan sumber tersebut ketika melakukan pencarian atau menyusun daftar pustaka. Salah satu identitas penting dalam artikel ilmiah ialah DOI pada artikel jurnal.

DOI atau Digital Object Identifier merupakan pengenal digital yang memberikan identitas unik dan persisten kepada sebuah objek. DOI Foundation menjelaskan bahwa DOI membantu pengguna mengenali suatu objek secara tetap sehingga mereka dapat menemukan dan mengaksesnya dengan lebih andal meskipun lokasi digitalnya berubah.

Karena itu, DOI memiliki peran penting dalam ekosistem publikasi ilmiah. Penulis dapat mencantumkan DOI untuk memperjelas identitas artikel, sedangkan pembaca dapat memanfaatkannya untuk menemukan sumber yang tepat.

Apa Itu DOI pada Artikel Jurnal?

DOI pada artikel jurnal merupakan kode pengenal unik yang mengidentifikasi sebuah artikel ilmiah. Penerbit atau pengelola jurnal mendaftarkan DOI melalui lembaga registrasi DOI sesuai dengan prosedur yang berlaku. Format DOI biasanya terdiri atas prefix dan suffix yang terhubung dengan tanda garis miring.

Contohnya:

10.1000/182

Jika penulis mengubah DOI menjadi tautan, formatnya menjadi:

https://doi.org/10.1000/182

Ketika pembaca membuka tautan tersebut, sistem DOI akan mengarahkannya ke halaman yang berkaitan dengan objek tersebut. Dengan demikian, DOI tidak hanya menjadi deretan angka dan karakter. DOI juga berfungsi sebagai penghubung menuju informasi publikasi. Pada artikel jurnal, penulis biasanya dapat melihat DOI pada halaman artikel, informasi publikasi, file PDF, atau metadata jurnal.

Mengapa Artikel Jurnal Memerlukan DOI?

Artikel jurnal memiliki berbagai identitas, seperti judul, nama penulis, volume, nomor, halaman, dan ISSN. Namun, setiap elemen tersebut memiliki fungsi yang berbeda. ISSN mengidentifikasi publikasi berseri seperti jurnal. Sementara itu, DOI memberikan identitas digital kepada objek tertentu, termasuk artikel ilmiah.

Perbedaan tersebut membuat DOI menjadi salah satu bagian penting dalam metadata artikel. Crossref, misalnya, mengelola DOI bersama metadata publikasi seperti judul, penulis, tanggal publikasi, halaman, referensi, dan informasi lainnya.

Oleh sebab itu, penulis sebaiknya tidak menganggap DOI sebagai informasi tambahan yang tidak penting. Jika artikel sudah memiliki DOI, penulis perlu mencantumkannya secara tepat dalam sitasi dan daftar pustaka sesuai gaya yang digunakan.

Fungsi DOI pada Artikel Jurnal

DOI memiliki beberapa fungsi yang membantu proses publikasi dan penelusuran karya ilmiah.

1. Mengidentifikasi Artikel Secara Unik

DOI memberikan identitas khusus kepada setiap objek yang telah terdaftar. Identitas tersebut membantu pembaca membedakan satu artikel dengan artikel lainnya, termasuk ketika beberapa artikel memiliki judul yang hampir sama. Dengan identitas yang unik, pembaca dapat melakukan pencarian sumber secara lebih terarah.

2. Memudahkan Pembaca Menemukan Artikel

Pembaca dapat memasukkan DOI ke layanan pencarian atau langsung membuka tautan DOI. Cara tersebut membantu pembaca menemukan halaman artikel tanpa harus menelusuri banyak hasil pencarian. Selain itu, Crossref menyediakan Metadata Search yang memungkinkan pengguna mencari karya ilmiah berdasarkan judul, penulis, DOI, ORCID, dan informasi bibliografis lainnya. Anda dapat menggunakan Crossref Metadata Search untuk mencari informasi publikasi berdasarkan metadata yang tersedia.

3. Mendukung Ketepatan Sitasi

Penulis sering menghadapi kesalahan ketika mencatat referensi. Kesalahan pada judul, nama jurnal, tahun, atau halaman dapat menyulitkan pembaca ketika mereka mencari sumber tersebut. DOI memberikan identitas tambahan yang membantu pembaca memeriksa sumber secara lebih akurat. Karena itu, penulis sebaiknya mencantumkan DOI dengan benar ketika gaya sitasi yang digunakan meminta informasi tersebut.

4. Membantu Penelusuran Metadata

DOI terhubung dengan metadata publikasi yang dapat mencakup judul, kontributor, tanggal publikasi, jurnal, halaman, referensi, dan informasi lainnya. Crossref menggunakan metadata bibliografis untuk mendukung tampilan sitasi, pencocokan DOI dengan sitasi, serta proses penemuan karya ilmiah. Dengan metadata yang lengkap, penulis dan pembaca dapat memeriksa informasi artikel dengan lebih mudah.

5. Menjaga Identitas Digital Artikel

Alamat halaman web dapat berubah ketika pengelola jurnal melakukan migrasi sistem, mengganti struktur website, atau memperbarui platform penerbitan. Dalam kondisi tersebut, DOI tetap memberikan identitas yang konsisten untuk artikel. DOI Foundation merancang DOI sebagai persistent identifier yang membantu pengguna mengenali objek meskipun objek tersebut berpindah lokasi digital.

Manfaat DOI bagi Penulis dan Pembaca

Setelah memahami fungsinya, kita dapat melihat manfaat DOI dari dua sisi, yaitu penulis dan pembaca.

Manfaat DOI bagi Penulis

Bagi penulis, DOI membantu meningkatkan ketertelusuran artikel. Ketika peneliti lain mengutip karya tersebut, mereka dapat menggunakan identitas digital yang jelas untuk merujuk artikel. Selain itu, DOI membantu sistem pengindeksan dan pengelolaan metadata mengenali artikel secara lebih konsisten. Metadata yang lengkap juga membantu berbagai layanan akademik mengolah informasi publikasi dengan lebih tepat.

Manfaat DOI bagi Pembaca

Pembaca dapat menggunakan DOI untuk mencari artikel yang menjadi rujukan penelitian. Cara ini sangat berguna ketika pembaca hanya memiliki informasi terbatas mengenai sebuah artikel. Misalnya, seseorang hanya mengetahui DOI sebuah artikel. Ia dapat memasukkan DOI tersebut ke Crossref atau membuka tautan https://doi.org/ diikuti kode DOI untuk mencari informasi terkait. Dengan cara tersebut, pembaca tidak perlu mengandalkan pencarian berdasarkan judul saja.

Cara Mengecek DOI pada Artikel Jurnal

Mengetahui cara mengecek DOI penting bagi penulis, mahasiswa, dosen, maupun peneliti. Jangan langsung menganggap sebuah kode sebagai DOI hanya karena kode tersebut terlihat seperti rangkaian angka dan huruf. Berikut beberapa cara yang dapat Anda gunakan.

1. Periksa Halaman Artikel Jurnal

Langkah pertama, buka halaman artikel pada website jurnal. Cari bagian berikut:

  • DOI
  • Digital Object Identifier
  • DOI Artikel
  • Citation
  • Article Information
  • Metadata

Jika artikel memiliki DOI, pengelola jurnal biasanya mencantumkan informasi tersebut pada halaman publikasi.

2. Periksa File PDF Artikel

Buka file PDF artikel dan periksa bagian awal artikel. Banyak jurnal mencantumkan DOI di bawah judul, dekat nama penulis, pada informasi bibliografis, atau pada bagian footer. Namun, jangan hanya mengandalkan PDF. Periksa juga halaman artikel pada website jurnal agar Anda dapat membandingkan informasi yang tercantum.

3. Gunakan Crossref Metadata Search

Cara berikutnya ialah menggunakan Crossref Metadata Search. Anda dapat mencari artikel berdasarkan judul, nama penulis, DOI, ORCID, atau informasi bibliografis lainnya. Crossref menyediakan layanan pencarian metadata yang membantu pengguna menemukan informasi publikasi secara lebih terstruktur. Masukkan salah satu informasi berikut:

  • Judul artikel
  • Nama penulis
  • DOI
  • ISSN jurnal
  • Informasi bibliografis lain yang tersedia

Setelah itu, cocokkan hasil pencarian dengan artikel yang Anda cari.

4. Coba Resolusi DOI melalui doi.org

Jika Anda sudah memiliki DOI, ketik DOI tersebut dalam format:

https://doi.org/DOI-ARTIKEL

Sebagai contoh:

https://doi.org/10.xxxx/xxxxx

Jika DOI masih aktif, sistem akan mengarahkan Anda ke halaman yang berkaitan dengan DOI tersebut. DOI Foundation menyediakan layanan resolusi DOI yang membantu pengguna menemukan objek berdasarkan DOI.

Bagaimana Mengetahui DOI yang Benar?

Kesalahan penulisan DOI dapat membuat pembaca gagal menemukan artikel. Oleh karena itu, lakukan pengecekan sebelum memasukkan DOI ke dalam daftar pustaka. Perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Pertama, pastikan DOI memiliki format yang benar. DOI menggunakan prefix yang diawali dengan 10., kemudian diikuti karakter lain dan tanda garis miring sebelum suffix.
  2. Kedua, cocokkan DOI dengan judul artikel. Jangan hanya memastikan bahwa tautannya dapat terbuka. Pastikan halaman tersebut memang mengarah ke artikel yang Anda cari.
  3. Ketiga, periksa nama penulis, nama jurnal, tahun, volume, nomor, dan informasi lainnya.
  4. Keempat, hindari menyalin DOI dari sumber yang tidak jelas. Gunakan halaman resmi jurnal atau layanan metadata tepercaya seperti Crossref.

Dengan langkah tersebut, Anda dapat mengurangi kesalahan metadata dan memastikan DOI sesuai dengan artikel yang Anda gunakan.

Apakah Semua Artikel Jurnal Memiliki DOI?

Tidak semua artikel jurnal otomatis memiliki DOI. Kebijakan dan proses registrasi dari penerbit atau pengelola jurnal menentukan ketersediaan DOI. Sebuah jurnal dapat memiliki ISSN tanpa memberikan DOI kepada setiap artikelnya. Karena itu, jangan menambahkan DOI secara sembarangan ke daftar pustaka. Jika artikel tidak memiliki DOI, gunakan informasi bibliografis lain sesuai gaya sitasi yang diminta jurnal atau institusi. Sebaliknya, jika artikel sudah memiliki DOI, gunakan informasi tersebut secara konsisten.

DOI, ISSN, dan URL: Apa Perbedaannya?

Ketiga istilah tersebut sering muncul bersama dalam publikasi jurnal, tetapi masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

  • DOI memberikan identitas digital kepada objek tertentu.
  • ISSN memberikan identitas kepada publikasi berseri seperti jurnal.
  • URL menunjukkan alamat halaman yang dapat pembaca kunjungi melalui internet.

Dengan demikian, ketiganya tidak memiliki fungsi yang sama. DOI menekankan identitas persisten, sedangkan URL menunjukkan lokasi halaman pada internet. Memahami perbedaan tersebut membantu penulis menghindari kesalahan ketika menyiapkan sitasi dan metadata artikel.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengecek DOI

Mengecek DOI terlihat sederhana. Namun, beberapa kesalahan masih sering terjadi.

Hanya Mencari DOI di Google

Mesin pencari memang membantu menemukan artikel. Akan tetapi, hasil pencarian belum tentu memberikan metadata yang paling tepat. Karena itu, gunakan halaman resmi jurnal dan layanan metadata seperti Crossref untuk melakukan verifikasi.

Menyalin DOI Tanpa Mengecek Artikel

DOI yang terlihat benar belum tentu merujuk artikel yang Anda cari. Selalu cocokkan DOI dengan judul, penulis, dan nama jurnal.

Menganggap ISSN sebagai DOI

ISSN dan DOI memiliki fungsi berbeda. Jangan memasukkan ISSN ke bagian DOI dalam daftar pustaka.

Mengubah DOI Secara Manual

Kesalahan satu karakter dapat membuat DOI tidak mengarah ke artikel yang benar. Oleh sebab itu, salin DOI dari sumber resmi dan periksa kembali sebelum menggunakannya.

Mengabaikan DOI Saat Menyusun Referensi

Jika artikel yang Anda gunakan memiliki DOI, jangan abaikan informasi tersebut ketika gaya sitasi yang digunakan meminta DOI.

Pentingnya DOI dalam Penulisan Artikel Jurnal

Penulis perlu melihat DOI sebagai bagian dari ekosistem publikasi ilmiah, bukan sekadar kode tambahan pada halaman jurnal. Ketika penulis menggunakan sumber dengan metadata lengkap, pembaca dapat menelusuri referensi dengan lebih mudah. Selain itu, pengelolaan sitasi menjadi lebih rapi karena identitas artikel dapat diverifikasi melalui pengenal digital yang konsisten. Hal tersebut semakin penting ketika penulis menyiapkan artikel untuk publikasi jurnal. Sebelum melakukan submission, periksa kembali judul, abstrak, referensi, sitasi, dan informasi bibliografis.

Anda juga dapat membaca Sudah Pilih Jurnal yang Tepat? Jangan Lupa Cek Author Guidelines Sebelum Submit untuk memahami pentingnya mengikuti ketentuan jurnal sebelum mengirimkan naskah. Selain itu, penulis yang sedang melakukan revisi artikel dapat membaca panduan revisi artikel jurnal agar proses perbaikan naskah berjalan lebih terarah.

Checklist Mengecek DOI Artikel Jurnal

Sebelum menggunakan DOI dalam daftar pustaka, lakukan pemeriksaan berikut:

☑ DOI tercantum pada halaman resmi jurnal.
☑ Format DOI diawali dengan prefix yang sesuai.
☑ DOI mengarah ke artikel yang benar.
☑ Judul artikel sesuai.
☑ Nama penulis sesuai.
☑ Nama jurnal sesuai.
☑ Tahun publikasi sesuai.
☑ DOI tidak mengandung kesalahan karakter.
☑ Format DOI mengikuti gaya sitasi yang digunakan.

Checklist sederhana tersebut membantu Anda menghindari kesalahan referensi sebelum mengirimkan artikel kepada editor.

Kesimpulan

DOI pada artikel jurnal berfungsi sebagai identitas digital yang membantu pembaca dan penulis mengenali serta menelusuri karya ilmiah. Selain memperjelas identitas artikel, DOI juga mendukung pengelolaan metadata, pencarian publikasi, dan ketepatan sitasi. Untuk mengecek DOI, penulis dapat memeriksa halaman resmi jurnal, melihat PDF artikel, menggunakan Crossref Metadata Search, atau menguji DOI melalui layanan doi.org.

Setelah menemukan DOI, jangan langsung memasukkannya ke daftar pustaka. Cocokkan terlebih dahulu DOI dengan judul, penulis, jurnal, dan informasi publikasi lainnya. Dengan demikian, pemeriksaan DOI menjadi bagian penting dalam menyiapkan artikel jurnal yang rapi, akurat, dan mudah ditelusuri.

Siapkan Naskah Jurnal Anda Bersama Penerbit Al’Adzkiya

Selain memahami DOI, penulis juga perlu memastikan naskah jurnal telah melalui proses penyuntingan dan pemeriksaan sebelum masuk ke tahap publikasi. Penulis perlu memperhatikan struktur artikel, bahasa akademik, sitasi, referensi, serta kesesuaian format sejak awal.

Penerbit Al’Adzkiya hadir untuk membantu kebutuhan penerbitan dan publikasi Anda. Kami menyediakan berbagai layanan pendukung, termasuk penerbitan jurnal, proofreading, editing, pemeriksaan plagiarisme, layout, hingga kebutuhan penerbitan lainnya.

Jika Anda sedang mempersiapkan artikel atau membutuhkan informasi mengenai layanan penerbitan, kunjungi website resmi Penerbit Al’Adzkiya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Penerbit Al’Adzkiya — membantu mempersiapkan karya ilmiah agar lebih rapi, profesional, dan siap menuju publikasi.

Tags: Al'Adzkiya RantauprapatArtikel JurnalCrossrefDOI JurnalPenerbit Buku di Medan Sumatera UtaraPenerbit Buku ISBNPenerbit Buku terbaik di kota medan dan sekitarnyaPenerbit buku terbaik di medanPenerbit di Sumatera UtaraPenulisan JurnalPublikasi IlmiahReferensi Jurnal
Previous Post

Status “Under Review” pada Jurnal: Apa Artinya dan Apa yang Perlu Dilakukan Penulis?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Mengenal DOI pada Artikel Jurnal: Fungsi, Manfaat, dan Cara Mengeceknya
  • Status “Under Review” pada Jurnal: Apa Artinya dan Apa yang Perlu Dilakukan Penulis?
  • Buku untuk Pembaca Umum: Cara Mengubah Bahasa Akademik Menjadi Lebih Mudah Dipahami
  • Revisi Artikel Jurnal: Cara Menanggapi Reviewer dan Memperbaiki Naskah Secara Akademik
  • Sudah Pilih Jurnal yang Tepat? Jangan Lupa Cek Author Guidelines Sebelum Submit

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

PENERBIT AL'ADZKIYA

Alamat Kantor

Jln Gambir Perum Grand Algeria Blok C No 10 Pasar VIII Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang

LAYANAN

Penerbitan Buku

Penerbitan Jurnal

Penerbitan HKI

Media Sosial

E-Mail : admin@penerbitaladzkiya.com

Chat Via Whatsapp

Phone : +6282276602171

Hak Cipta © 2024 Penerbit Al'Adzkiya Sumatera Utara

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
  • Paket
  • Koleksi
  • Publisher
  • CC

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.